Warga Saling Bantu Hadapi Karhutla dan Asap, Posko Bantuan Dibuka di Banjarbaru-Banjarmasin

  • Penulis: Harfin Shad
  • Foto: Dok Banjartimes
  • Penyunting: Donny Moslem

Di tengah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan, bantuan mulai bergerak dari satu titik ke titik lain. Masker dibagikan kepada warga, perlengkapan pertolongan pertama dikirim untuk petugas pemadam, sementara kebutuhan untuk menghadapi paparan asap terus dihimpun.

Pada Rabu (26/8/2026), sejumlah organisasi masyarakat sipil seperti Borneo Urban Lab, BPBD, Kita Bisa, Salam Setara dan Ranu Welum Foundation. bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan bantuan kepada warga dan petugas pemadam kebakaran di beberapa lokasi di Kalimantan Selatan.

Bantuan yang diterima antara lain berupa sekitar 7.000 masker, paket pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), oksigen, obat-obatan hingga bahan bakar minyak (BBM).

Sekitar 2.000 masker dibagikan kepada warga di Desa Puntik Dalam. Bantuan tidak hanya ditujukan kepada masyarakat yang terpapar asap, tetapi juga kepada petugas pemadam kebakaran yang berada di lapangan.

Untuk petugas pemadam di Puntik Dalam, bantuan yang disalurkan berupa 10 paket P3K, oksigen, obat-obatan serta 40 liter BBM. Paket P3K tersebut berisi sejumlah kebutuhan obat, termasuk obat batuk dan obat yang digunakan untuk membantu mengatasi gangguan pernapasan.

Sekitar 5.000 masker lainnya dibagikan kepada pengguna jalan di kawasan perbatasan Kota Banjarmasin. Pembagian dilakukan bersama BPBD Kota Banjarmasin sebagai perlindungan bagi warga yang tetap harus beraktivitas di tengah paparan asap.

Sebagian masker KN95 yang memiliki tingkat perlindungan lebih baik juga secara khusus disalurkan kepada anggota Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) yang bertugas di lokasi kebakaran kawasan Landasan Ulin, Banjarbaru.

Namun, kebutuhan di lapangan belum berhenti setelah bantuan tersebut dibagikan. Karhutla yang masih terjadi membuat kebutuhan perlindungan bagi masyarakat dan petugas terus bertambah.

Karena itu, gabungan organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam Koalisi Siaga Bencana Ekologis Kalimantan Selatan kini membuka posko donasi untuk menghimpun bantuan bagi masyarakat terdampak asap sekaligus orang-orang yang berada di garis depan penanganan karhutla.

Koalisi membuka penerimaan bantuan berupa masker N95, KN95 dan masker anak. Masyarakat juga dapat menyumbangkan obat-obatan, suplemen dan vitamin untuk anak maupun dewasa, alat pelindung diri (APD), peralatan pemadam api, oksigen portabel serta bahan makanan. 

Kebutuhan tersebut disiapkan untuk menjawab kebutuhan warga yang terdampak asap sekaligus membantu relawan dan petugas yang bekerja di sekitar lokasi kebakaran.

Dua posko penerimaan bantuan disediakan di Banjarbaru dan Banjarmasin. Posko pertama berada di Sekretariat Walhi Kalsel, Jalan Radar Indah Nomor 41 RT 1 RW 6, Loktabat Selatan, Kota Banjarbaru.

Posko kedua berada di Sekretariat Lembaga Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan (LK3) Banjarmasin, Kompleks Rajawali, Jalan Mayjen Sutoyo S Nomor 17, RT 25, Kelurahan Teluk Dalam, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin.

Selain barang, masyarakat yang ingin membantu melalui donasi uang dapat menyalurkannya melalui rekening Yayasan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kalsel.

Penggalangan bantuan ini menjadi bagian dari respons masyarakat sipil terhadap kondisi karhutla dan asap yang berdampak pada kehidupan warga.***